Anda di sini

Filsafat Hidup

Tiga Musuh Para Mahluk Hidup

Aditya Suranata - 12 Oktober 2016 09:17:25 0

P: Siapakah tiga musuh utama para mahluk hidup di dunia material ini?

Jwb.: Keinginan, Amarah dan Nafsu

tad vam amusya paramasya vikuntha-bhartuh kartum prakrstam iha dhimahi manda-dhibhyam

lokan ito vrajatam antara-bhava-drstya papiyasas traya ime ripavo 'sya yatra (SB 3.15.34)

Terjemahan
Oleh karena itu marilah kita mempertimbangkan bagaimana dua orang yang terkontaminasi ini harus dihukum. Hukumannya haruslah tepat, sehingga keuntungan itu pada akhirnya dapat dianugerahkan kepada mereka. Karena mereka merasakan dualitas dalam eksistensinya di kehidupan Vaikuntha, mereka terkontaminasi dan harus dipindahkan dari tempat ini ke dunia material, dimana para mahluk hidup memiliki tiga jenis musuh.

Penjelasan:
Alasan mengapa roh yang murni merosot ke keadaan eksistensial dari dunia material, yang mana dianggap sebagai departemen kriminal dari Tuhan Yang Maha Esa, telah dinyatakan dalam Bhagavad-gita, Bab Ketujuh, Sloka 27. Disana dinyatakan bahwa selama mahluk hidup masih dalam keadaan murni, ia selaras sepenuhnya dengan keinginan dari Tuhan Yang Maha Esa, namun segera setelah ia menjadi tidak murni ia berada dalam ketidakselarasan dengan keinginan Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena kontaminasi itu ia dipaksa untuk pindah ke dunia material ini, dimana semua mahluk hidup memiliki tiga musuh, disebut sebagai keinginan, amarah dan nafsu.

Kedudukan dasar mahluk hidup yang sejati ialah kedudukan takluk kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Maha Esa adalah pengetahuan yang murni. Bila seseorang dikhayalkan hingga dia berpisah dari pengetahuan murni tersebut, ia dikendalikan oleh tenaga yang mengkhayalkan dan dia tidak dapat mengerti Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Tenaga yang mengkhayalkan diwujudkan dalam hal-hal relatif berupa keinginan dan rasa benci. Akibat keinginan dan rasa benci, orang bodoh ingin menunggal dengan Tuhan Yang Maha Esa, dan dia iri hati kepada Krsna sebagai Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa. Para penyembah yang murni, yang tidak dikhayalkan atau dipengaruhi oleh keinginan dan rasa benci, dapat mengerti bahwa Sri Krsna muncul atas kekuatan dalam dari Diri-Nya, tetapi orang yang dikhayalkan oleh hal-hal relatif dan kebodohan menganggap Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa diciptakan oleh tenaga-tenaga material. Inilah nasib malang mereka. Orang yang dikhayalkan seperti itu, menurut gejala-gejalanya, hidup dalam hal-hal relatif seperti penghinaan dan penghormatan, suka dan duka, wanita dan laki-laki, baik dan buruk, rasa senang dan rasa sakit dan sebagainya. Mereka berpikir, "Ini isteri saya; ini rumah saya; aku penguasa rumah ini; aku suami dan isteri ini." Inilah hal-hal yang relatif dalam khayalan. Orang yang dikhayalkan oleh hal-hal relatif bodoh sepenuhnya; karena itu, mereka tidak dapat mengerti Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa.

--

Tiga musuh utama itu memaksa para mahluk hidup untuk meneruskan eksistensi material, dan hanya ketika seorang terbebas darinya ia layak memasuki kerajaan Tuhan. Maka dari itu, seorang semestinya tidak menjadi marah oleh karena tidak adanya kesempatan untuk memuaskan indera-indera, dan seseorang hendaknya jangan menjadi bernafsu untuk mendapatkan lebih banyak dari yang diperlukan. Dalam sloka ini sangat jelas sekali dinyatakan bahwa dua penjaga pintu harus dikirim ke dunia material, dimana para kriminal dibolehkan untuk tinggal. Karena prinsip dari kriminalitas adalah kepuasan indera, kemarahan dan nafsu yang tidak perlu, orang-orang yang selalu menuruti tiga musuh dari semua mahluk hidup ini tidak akan pernah dipromosikan ke Vaikunthaloka. Orang mesti mempelajari Bhagavad-gita dan menerima Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, Krsna, sebagai Penguasa dari segalanya; mereka harus berlatih untuk memuaskan indera-indera dari Tuhan Yang Maha Esa daripada mencoba untuk memuaskan indera-indera mereka sendiri. Latihan dalam kesadaran Krsna akan menolong seseorang untuk dapat dipromosikan ke Vaikuntha.

P: Apa itu pulakasru ?
Jwb: Srila Prabhupada menulis dalam purport-nya untuk SB 3.15.25 bahwa ketika seseorang terbebaskan dari semua kesepuluh dari gangguan dalam memuji nama suci Tuhan, ia mengembangkan fitur badan yang gembira yang dinamakan pulakasru. Pulaka berarti "gejela-gejala dari kebahagiaan," dan asru berarti "air mata dalam pandangan." Gejala-gejala dari kebahagiaan dan air mata dalam pandangan akan muncul pada diri seorang yang telah memuji nama suci secara benar dan dengan segala kerendahan hati.

Dalam sloka ini dinyatakan bahwa mereka yang telah benar-benar mengembangkan gejala kebahagiaan dan air mata dalam pandangan dengan memuji keagungan Tuhan adalah layak untuk memasuki kerajaan Tuhan. Dalam Caitanya-caritamrta dikatakan bahwa jika seorang tidak mengembangkan gejala-gejala tersebut ketika memuji maha mantra Hare Krsna, itu harus dipahami bahwa ia masih dalam keadaan ofensif.

Apa obatnya?

Caitanya-caritamrta menyarankan sebuah obat yang bagus dalam hubungan ini. Ada dikatakan dalam cc Adi Lila 8.31, bahwa jika seseorang bersujud dengan hormat pada kaki-padma Sri Caitanya dan hanya memuji nama suci Tuhan, Hare Krsna, ia menjadi terbebaskan dari semua pelanggaran.

P: Yang merupakan adik dari "keinginan"?
Jwb.: Amarah!

Srila Prabhupada menulis dalam purport dari SB 3.15.31 'Dalam sloka ini secara figuratif dinyatakan bahwa adik dari keinginan secara tiba-tiba muncul secara pribadi ketika para resi dilarang untuk melihat Kepribadian dari Tuhan Yang Maha Esa yang paling mereka cintai. Adik dari keinginan adalah amarah. Jika keinginan seseorang tidak dipenuhi, adiknya, amarah, akan mengikuti.

P: Siapa Viditatma-tattva?

Jwb.: Srila Prabhupada menulis dalam purport dari SB 3.15.31 'Dalam sloka sebelumnya telah disebutkan secara jelas bahwa para Kumara adalah pribadi yang terbebaskan. Viditatma-tattva berarti "seorang yang telah memahami kebenaran dari kesadaran sang diri." Seseorang yang tidak memahami kebenaran dari sang diri dikatakan sebagai orang bodoh, namun seorang yang memahami sang diri, Roh Yang Utama, hubungan diantara mereka, dan aktifitas-aktifitas dalam kesadaran sang diri disebut sebagai viditatma-tattva.

P: Bisakah kita membuat Vaikuntha dalam dunia material ini juga ?
Jwb.: Bisa, Prabhupada menulis dalam purport SB 3.15.33 'Keharmonisan dan ketidakharmonisan diwujudkan karena hukum dan peraturan dari tempat tertentu. Agama adalah hukumnya dan peraturan dari Tuhan Yang Maha Esa. Dalam Srimad Bhagavad-gita kita menemukan bahwa agama berarti pelayanan bhakti, atau kesadaran Krsna. Krsna berkata, "Tinggalkanlah segala jenis prinsip-prinsip keagamaan lainnya dan cukup hanya jadi roh yang menyerahkan diri kepada-Ku. Aku akan menyelamatkan engkau dari segala reaksi dosa. Jangan takut." Inilah agama. Ketika seseorang sepenuhnya sadar bahwa Krsna adalah penikmat yang paling utama dan Tuhan Yang Maha Esa dan seorang bertindak berdasarkan perintah beliau, itulah agama yang sesungguhnya. Semua hal yang bertentangan dengan prinsip ini bukanlah agama. Oleh karena itu Krsna mengatakan: "Tinggalkanlah segala jenis prinsip-prinsip keagamaan lainnya." Di dunia spiritual, prinsip keagamaan ini dari kesadaran Krsna dipelihara dalam harmoni, dan oleh karenanya dunia itu disebut Vaikuntha. Jika prinsip-prinsip yang sama dapat diadopsi di dunia ini, seluruhnya atau sebagian, maka itu juga Vaikuntha. Begitu pula dengan setiap masyarakat, seperti misalnya International Society for Krishna Consciousness, menempatkan iman pada Krsna sebagai pusat, hidup dalam harmoni berdasarkan pada peraturan dan prinsip-prinsip dari Bhagavad-gita, maka mereka tinggal di Vaikuntha, tidak di dunia material ini.

Semua kejayaan untuk purport gemilang dari Srila Prabhupada.
Semua kejayaan untuk Sri Guru dan Gauranga.
Semua kejayaan untuk Srila Prabhupada.

---
Source:
+Di terjemahkan dengan segala kerendahan hati dari forthepleasureoflordkrishna.com. Pada 12 Oktober 2016 09:14 GMT+8
+Bhagavad-gita Menurut Aslinya

765
Image

Aditya Suranata

Aditya suka menulis, bukan hanya sekedar hobi, menulis menjadi medianya untuk mencurahkan pikiran dan perasaan. Di TutorKeren.com kebanyakan menyumbang tulisan sesuai dengan minat dan keahliannya yaitu pada kategori pemrograman dan elektronika. Selain itu juga gemar menulis mengenai hal-hal umum, seperti ilmu alam, sosial dan beberapa pengalamannya yang mungkin bisa berguna untuk orang lain.

Artikel Menarik Lainnya
Mari Gabung

Halo Emo 51 , Ada yang ingin disampaikan? Jangan sungkan untuk gabung diskusi ini. Silahkan Login dulu atau Daftar baru.