Anda di sini

Elektronika

Kontrol Kecepatan Motor DC Menggunakan Arduino

Kusuma Wardana - 22 November 2015 00:37:36 0

Motor DC adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Motor menjadi alat yang sangat vital untuk keperluan robotika dan dunia industri. Penyusun dasar dari suatu motor DC adalah arus listrik yang mengalir melalui armatur yang berakhir pada komutator.

Ketika arus listrik melewati amartur (koil) dalam suatu medan magnet, gaya magnet akan memproduksi torsi yang akan memutar koil tersebut.

Pada tutorial ini, kita akan mengatur kecepatan putar Motor DC menggunakan sebuah potensiometer. Nilai putaran potensiometer akan dikonversi menjadi kecepatan putar yang bersesuaian. Nah, alat dan bahan yang kita perlukan adalah sebagai berikut:

Alat dan BahanJumlah
Arduino1
Transistor TIP1201
Diode 1N40022
Motor DC1
Potensiometer 10K1
Breadboard1
Kabel JumperSecukupnya

Dengan menggunakan breadboard, koneksikan komponen dengan konfigurasi seperti pada skematik berikut:

Salah satu hal yang paling penting yang harus diperhatikan adalah pemasangan transistor TIP120. Ketiga kaki transistor tipe Bipolar Junction Transistor (BJT) diberi label Collector (C), Base (B) dan Emitter (E). Base dipakai sebagai kaki yang menerima input dari Arduino, sedangkan motor umumnya ditempatkan di bagian Collector, sebab dibagian ini arus yang diperoleh merupakan hasil penguatan oleh transistor. Dengan demikian, kita harus menyambungkan ketiga kaki transistor tersebut dengan komponen lainnya secara benar. Amatilah keterangan dari ketiga kaki transistor TIP120 berikut:

Koneksikan kaki tengah potensiometer pada pin A0, sedangkan kedua kaki sampingnya masukkan ke 5V dan ground (GND). Kaki 5V dan GND dapat saling dipertukarkan. Untuk motor, koneksikan dengan kaki Arduino yang memiliki fungsi PWM. Pada tutorial ini, kita menggunakan PIN 9. Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah gunakanlah sumber daya untuk motor dari luar, bukan dari pin Arduino. Hal ini dikarenakan motor dapat mengkonsumsi arus yang besar, yang dapat merusak Arduino.

Selanjutnya, ketiklah koding untuk Arduino sebagai berikut:

// Koneksikan basis transistor
const int transistorPin = 9;    
  
 void setup() {
   // set sebagai output:
   pinMode(transistorPin, OUTPUT);
 }
  
 void loop() {
   // baca potensiometer:
   int sensorValue = analogRead(A0);
   // map nilai sensor menjadi 0 - 255:
   int outputValue = map(sensorValue, 0, 1023, 0, 255);
   // gunakan nilai tersebut utk mengontrol putaran:
   analogWrite(transistorPin, outputValue);
 }

Setelah di-upload ke Arduino, putar-putarlah potensiometer dan amati kecepatan putar Motor DC. Kalau tidak ada kesalahan, maka kecepatan putar motor akan mengikuti inputan pada potensiometer.

Yup, semoga tutorial ini bermanfaat.

27.827
Image

Kusuma Wardana

I Nyoman Kusuma Wardana, yang akrab dipanggil Kusuma, lahir dan besar di Bali. Ia tinggal di Desa Wisata Ubud, dan lebih banyak melaksanakan aktivitasnya di Denpasar. Profesinya adalah sebagai staf pengajar di Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali. Saat ini Ia menjadi salah satu penulis di tutorkeren.com.

Artikel Menarik Lainnya
Mari Gabung

Halo Emo 51 , Ada yang ingin disampaikan? Jangan sungkan untuk gabung diskusi ini. Silahkan Login dulu atau Daftar baru.