Anda di sini

Filsafat Hidup

Sang Waktu

Aditya Suranata - 15 Oktober 2016 09:50:47 0

Teori Big Bang

Teori ilmiah dari penciptaan yang paling dikenal sekarang adalah big bang, yang mana dikatakan sebagai peristiwa yang menciptakan elemen-elemen material (tanah, air, udara, senyawa-senyawa dll...). Elemen-elemen material itu kemudian entah bagaimana bercampur bersama dan membentuk berbagai planet dan satu spesies mahluk hidup. Satu spesies pertama itu selanjutnya entah bagaimana merubah tubuhnya dan menjadi spesies-spesies lain, dan seterusnya. Dengan cara ini jutaan spesies mahluk hidup yang kita kenal sekarang tercipta. Teori ini diistilahkan sebagai evolusi, maka dari itu artinya satu tubuh berubah ke bentuk lain dan seterusnya.

Teori Ilmiah dari Penciptaan Meninggalkan Banyak Kejanggalan

  • Apa atau siapa yang menyebabkan big bang itu?
  • Jika sebuah big bang menciptakan semua Jagad Raya dan jutaan planet, maka berdasarkan logika ilmiah, itu harusnya dimungkinkan untuk membuat sebuah planet kecil atau sesuatu dengan small bang. Bisakah ilmuan manapun membuat sesuatu dengan sebuah bang?
  • Beberapa zat kimia tercampur bersama dan kemudian menciptakan mahluk hidup pertama. Para ilmuan memiliki semua jenis zat kimia di dunia ini; bisakah para ilmuan mencampur mereka dan menciptakan satu mahluk hidup saja?
  • Semua jutaan planet berbentuk seperti bola, apakah ini hanya kebetulan semata?
  • Matahari menyinari alam dengan kadar yang sangat pas, kepada berbagai planet termasuk Bumi untuk kurun waktu jutaan tahun. Apakah hal ini hanya kebetulan? Terlalu banyak sinar atau terlalu sedikit dapat memusnahkan semua kehidupan di Bumi.

Prinsip-prinsip dasar Penciptaan dalam Ajaran Weda.

  • Total masa hidup dari Alam Semesta Material adalah 311 trilyun dan 40 milyar tahun. Alam semesta ini saat ini telah berumur 155.522 trilyun tahun dan akan berakhir dalam 155.518 trilyun tahun lagi. Perhitungan ini berdasarkan pada perhitungan umur Brahma.
  • Terdapat jutaan Gelembung Alam Semesta Material dengan jutaan planet, yang dihuni oleh para mahluk hidup. Planet ini yaitu Bumi hanyalah setetes air di samudera Planet-planet dalam satu gelembung alam semesta material.
  • Terdapat kehidupan di seluruh Alam semesta Material, mereka semua terbungkus dengan tubuh material yang memiliki ukuran dan properti yang berbeda-beda.
  • Seluruh ciptaan material ini dengan Jutaan Gelembung Alam Semesta Material membentuk hanya 25% dari seluruh ciptaan. 75% lainnya adalah untuk ciptaan yang ada di Alam Semesta Spiritual, dinamakan dengan Vaikuntha.
  • Selama masa hidup setiap Gelembung Alam Semesta Material, terdapat penciptaan-penciptaan dan peleburan-peleburan parsial. Setiap pagi hari Brahma terjadi penciptaan dan setiap malam hari Brahma juga terjadi peleburan parsial. Satu pagi hari bagi Brahma lamanya adalah 4.32 milyar tahun; malam harinya juga sama. Kita saat ini sedang berada di pertengahan dalam satu hari Brahma, maka dari itu alam kita telah tercipta selama 2.16 milyar tahun dalam satu putaran kecil penciptaan dan peleburan parsial saat ini (siang hari bagi Brahma).
  • Terdapat 8.4 juta template bentuk-bentuk kehidupan yang berupa spesies-spesies mahluk hidup di seluruh ciptaan di jagad raya material ini.

900.000 spesies ikan / mahluk air
2.000.000 spesies tumbuh-tumbuhan
1.100.000 spesies serangga
1.000.000 spesies burung
3.000.000 spesies mahluk buas
4.00.000 spesies humanoid / manusia

Tidak semua spesies itu ada di planet ini.

Terdapat 4 jaman yang mana terus berputar dari satu ke yang selanjutnya.

Satya Yuga: Jaman kebenaran dan agama yang asli. Setiap orang di dunia adalah orang yang penuh kejujuran, penuh pengetahuan, dan pengikut dari satu-satunya agama di dunia, agama Weda / Sanatana Dharma. Yuga (jaman) ini berjalan selama 1.728 juta tahun dan rentang umur manusianya adalah 100.000 tahun.

Treta Yuga: Datangnya kebodohan terjadi pada jaman ini. Agama Weda adalah satu-satunya di dunia Ini. Yuga ini berjalan selama 1.296 juta tahun dan rentang umur manusianya adalah hingga 10.000 tahun.

Dvapara Yuga: Meningkatnya jumlah kemerosotan nilai-nilai kejujuran dan nila-nilai keagamaan berlangsung di jaman ini. Agama Weda masih menjadi agama satu-satunya di dunia. Yuga ini berlangsung selama 864.000 tahun dan rentang umur manusianya hingga 1.000 tahun.

Kali Yuga: Adalah jamannya kebodohan dan sikap tak beragama. Terjadi kemerosotan prinsip-prinsip keagaaman sepenuhnya. Dalam beberapa ribu tahun dari awal jaman ini, muncul berbagai pecahan dan aliran-aliran agama-agama baru, yang mana secara bertahap akan sirna sepenuhnya dari muka Bumi satu persatu. Hanya agama-agama yang berdasarkan pada kesusasteraan Weda yang akan bertahan, namun jumlah pengikutnya akan sangat sedikit. Berjalan 15.000 tahun dari awal jaman Kali, 99.9% dari para manusianya di dunia akan menjadi ateis. Hal-hal akan menjadi sangat mengerikan di jaman Kali seperti misalnya para orang tua akan memakan anak-anaknya sendiri. Jaman ini berlangsung paling singkat, hanya 432.000 tahun dan rentang umur manusianya hanya hingga 100 tahun. Saat ini posisi kita dalam garis waktu Kali Yuga berada pada tahun ke 5000 sekian.

Ini adalah tengkorak dari seorang anak perempuan berusia 3 tahun yang hidup 3.3 juta tahun yang lalu (Australopithecus afarensis)

Diatas adalah bukti yang membuktikan bahwa para manusia telah ada semenjak jutaan tahun yang lalu. Tulang-tulang dari para manusia yang lahir jutaan tahun silam dapat dengan mudah dilihat di museum-museum di seluruh dunia.

Apa yang kitab-kitab suci Weda nyatakan mengenai Umur dari Alam Semesta Material ini dan Para Manusianya

Alam semesta material ini, yang merupakan satu dari dari jutaan gelembung alam semesta material lainnya telah tercipta selama 155.522 trilyun tahun dan ini hanyalah satu putaran dari penciptaan dan peleburan. Sebelum putaran ini telah ada putaran-putaran yang tak terhintung jumlahnya, dan putaran saat ini akan berakhir dalam 155.518 trilyun tahun. Setelah putaran ini, akan ada putaran lain lagi yang tak terhitung jumlahnya. Putaran dari penciptaan dan peleburan ini adalah berdasarkan pada umur dari Dewa Brahma, Sang Insinyur Satu Gelembung Alam Semesta Material. Pada awal hari Brahma, Beliau menciptakan semuanya di Alam Semesta ini dan kemudian pada akhir hari (malam), terdapat peleburan parsial. Satu hari / pagi (12 jam) bagi Brahma adalah 4.32 milyar tahun, satu hari ini jika dibagi lagi menjadi 1000 dinamakan dengan charanas, dan satu charanas ini lah berisi empat jaman tadi (Catur Yuga). Brahma hidup selama 311 trilyun dan 40 milyar tahun, setelah masa hidup Beliau habis, akan terjadi peleburan sepenuhnya dalam satu gelembung alam semesta yang Beliau ciptakan dan Beliau pun meninggal. Setelah itu, akan ada Brahma lain yang muncul dan putaran itu kembali terulang dengan sendirinya. Alam Semesta ini adalah yang terkecil dari ciptaan Tuhan. Terdapat Alam Semesta lain, yang mana ribuan bahkan jutaan kali lebih besar dari Alam Semesta ini.

Dalam satu hari Brahma, terdapat 14 para Manu. Kita adalah keturunan dari Manu ke-7. Manu adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Brahma, dan istrinya, wanita pertama bernama Satarupa.

Terdapat perbedaan besar antara ajaran dari kitab-kitab suci Weda dan non-Weda. Kitab-kitab suci Weda adalah bersifat eternal/abadi dan pengetahuan kesusasteraan Weda diwahyukan langsung oleh Tuhan sendiri. Faktanya adalah sastra Weda adalah yang tertua di planet ini, membuktikan bahwa Ia adalah kebenaran mutlak. (Referensi 'Courtesy of Bhagavad-Gita.ws').

Source: iskconbirmingham.org/time - 15 October 2016 10:05 GMT+8

1.148
Image

Aditya Suranata

Aditya suka menulis, bukan hanya sekedar hobi, menulis menjadi medianya untuk mencurahkan pikiran dan perasaan. Di TutorKeren.com kebanyakan menyumbang tulisan sesuai dengan minat dan keahliannya yaitu pada kategori pemrograman dan elektronika. Selain itu juga gemar menulis mengenai hal-hal umum, seperti ilmu alam, sosial dan beberapa pengalamannya yang mungkin bisa berguna untuk orang lain.

Artikel Menarik Lainnya
Mari Gabung

Halo Emo 51 , Ada yang ingin disampaikan? Jangan sungkan untuk gabung diskusi ini. Silahkan Login dulu atau Daftar baru.