Anda di sini

Instalasi dan Konfigurasi

[ULASAN] 5 Jurus Sakti Untuk Meningkatkan Skill Anda Dalam Proyek Berbasis Raspberry Pi

Aditya Suranata - 13 November 2015 23:27:26 4

Dari SSH hingga port forwarding, teknik tingkat lanjut tersebut akan mempermudah pengembangan Raspberry Pi Anda.

Saat ini Anda telah memasuki tahap sebagai pemberi perintah dari sebuah command line. Anda bukanlah seorang newbie yang menggunakan NOOBS.Perlahan namun pasti, Anda sedang mendalami jalan Anda pada komputer seukuran kartu kredit dengan harga terjangkau, yang dapat digunakan sebagai mainan DIY hingga perangkat canggih profesional dengan teknologi terkini, sebuah Raspberry Pi.

Namun, ada celah dalam batu loncatan Anda dari tingkatan dasar ke tingakatan menengah. Ketika Anda beralih dari tutorial "cara menginstall Raspberry Pi" ke hal mengenai "membangun server VPN menggunakan Raspberry Pi", kebutuhkan pra-proyek dalam kasus tersebut akan terasa sedikit rancu untuk dibayangkan. Kebanyakan dari tutorial Raspberry Pi (Raspi) tingkat menengah, termasuk yang ada disini di Miarana DIY, akan mengasumsikan sedikit hal mengenai setup Raspberry Pi Anda.

Tidak semua proyek akan memerlukan semua teknik yang dijelaskan disini, namun pengetahuan mengenai prosedur tersebut akan membuat proyek yang berhubungan dengannya berjalan dengan lebih lancar nantinya bila Anda telah menguasainya.

Ketika Anda telah siap untuk bereksplorasi lebih jauh dari tingkatan dasar, ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan Raspberry Pi Anda untuk setiap kebutuhan awal yang mana sebuah tutorial mungkin akan perlukan dari skill Anda.

1) Menggunakan SSH

SSH, yang mana singkatan dari Secure Shell,adalah kriptografi protokol jaringan yang memungkinkan Anda untuk mentrasfer data dengan aman antara komputer Anda dan Raspi Anda. Sebuah proyek mungkin memerlukannya sehingga Anda bisa melakukan pekerjaan/pengontrolan Raspi Anda melalui laptop/komputer dari jarak jauh tanpa harus berhadapan langsung dengan keyboard/monitor dari Raspi.

SSH sekarang telah ada pra-install di sistem operasi yang digunakan oleh Raspi yaitu Raspbian, jadi jika Anda telah menginstal versi terbaru dari NOOBS, Raspi Anda telah memilikinya.

Untuk menggunakan SSH, pertama Anda memerlukan alamat IP dari Raspi Anda. Nyalakan Raspi Anda hingga masuk ke command line dan ketik:

sudo ifconfig

Perintah tersebut akan memunculkan data dari konfigurasi jaringan Raspi. Jika Anda menggunakan Wi-Fi Adapter maka akan muncul tiga paragraf yang terdiri dari eth0, lo dan wlan0. Masing-masing paragraf memiliki parameter "inet addr" yang diikuti oleh sebuah IP seperti 192.168.1.2, contoh alamat IP yang akan digunakan pada artikel ini.

Sekarang Anda telah mengetahui alamat IP dari Raspi Anda, Anda bisa melakukan remote menggunakan SSH dari komputer. Jika menggunakan Linux atau Mac, berarti Anda telah memiliki SSH Client secara bawaan dan tidak perlu lagi melakukan langkah tambahan untuk menyeting client. Lakukan remote dengan cara masuk ke terminal Mac / Linux dan ketikan:

ssh pi@192.168.1.2

Selanjutnya Anda akan diminta untuk memasukan password login, biasanya secara bawaan adalah username: pi dan password : raspberry. Jika Anda telah menggantinya, gunakan password yang baru tersebut. Setelah itu, Anda akan masuk ke terminal Raspi.

Jika menggunakan PC, ada sedikit langkah ekstra.

Download dan jalankan PuTTY atau client SSH lain untuk Windows. PuTTY adalah SSH client untuk Windows yang paling terkenal dan banyak orang gunakan. Selain fiturnya yang lengkap seperti Tunneling menggunakan SSH, PuTTY juga gratis. Untuk menggunakannya, cukup masukan alamat IP Raspi yang akan diremote pada kolom Host Name. Biarkan port bawaannya menggunakan port 22. Tekan Enter dan PuTTY akan membuka terminal window yang akan meminta Anda untuk memasukan data login seperti username dan password dari Raspi. Isikan, dan Anda bisa langsung bekerja dari remote pada Raspi Anda.

2) Remote Raspi Anda Menggunakan Remote Desktop

SSH sangat mantap untuk melakukan pengontrolan dari remote menggunakan command line. Tapi bagaimana jika kita ingin bekerja menggunakan Graphical User Interface (GUI) ? Untungnya, hal ini sudah secara bawaan dimungkinkan jika kita menggunakan Mac atau PC.

Caranya adalah, pertama kita install dulu server untuk remote desktop pada Raspi, Anda bisa melakukan hal ini dari remote juga melalui SSH jika sudah mencoba menggunakan SSH. Ketik perintah berikut di terminal:

sudo apt-get install xrdp

Xrdp adalah sebuah daemon, merupakan proses yang berjalan di background komputer (tidak terlihat) yang memungkinkan kita untuk menggunakan layanan Microsoft Remote Desktop Client, baik di Mac maupun Windows. Sekali terinstall pada Raspi Anda, maka Mac atau PC Anda bisa digunakan untuk melakukan remote ke Raspi menggunakan GUI.

Cari program di komputer Anda yang bernama Remote Desktop. Buka dan masukan alamat IP dari Raspi untuk mulai melakukan remote. Setelah terkoneksi, Anda akan diminta untuk melakukan login sebelum dapat menggunakannya.

3) Menggunakan Alamat IP Statik Pada Jaringan Rumah

Alamat IP yang kita temukan sebelumnya pada step 1 mungkin masih bisa bekerja sekarang, namun tidak ada jaminan apakah router yang memberikan alamat DHCP pada Raspi akan tetap memberikan alamat tersebut pada Raspi ketika dinyalakan. Hal itu berarti menyulitkan untuk mengetahui alamat IP dari Raspi. Jadi bagaimana cara memberikan alamat IP Statik pada Raspi, ketimbang setiap hari melihat alamat IPnya dari ifconfig, atau bahkan lebih buruknya, setiap jam ?

Kita mulai lagi dengan "ifconfig". Jadi ketikan:

sudo ifconfig

Tulis output dari perintah diatas pada selembar kertas. (komentar dengan awalan # tidak perlu ditulis)

int addr: 192.168.1.2 #alamat IP Raspi sekarang

Bcast: 192.168.1.255 #alamat broadcast dari jangkauan IP

Mask: 255.255.255.0 #alamat subnet mask jaringan

Anda masih memerlukan dua buah lagi informasi. Jadi ketik perintah berikut untuk mendapatkan alamat Gateway:

sudo route

Akan muncul daftar alamat IP, cari Gateway dengan Destination 0.0.0.0. Biasanya alamat Gatewaynya terlihat seperti 192.168.1.1. Selanjutnya rubah alamat IP Raspi menjadi statik dengan menggunakan dhcpcd.conf, seperti yang telah dijabarkan pada tutorial cara yang benar bagaimana mengatur IP address di Raspberry Pi.

Reboot Raspi Anda, dan jalankan ifconfig sekali lagi untuk memastikan.

4) Port Forwarding Untuk Remote Melalui Internet

Beberapa proyek Raspi mungkin memerlukan Anda untuk mem-forward port Internet spesifik ke Raspi Anda. Port adalah jalan virtual seperti pipa-pipa dimana informasi berjalan di Internet. Anda suatu saat memerlukan untuk mem-forward sebuah port untuk dapat membuat komputer seperti Raspi, dapat diakses melalui Internet meskipun berada dibalik sebuah router. Perumpamaannya adalah seperti memanggil ekstensi pada jaringan telepon.

Port forwarding dapat digunakan untuk proyek Raspi seperti Raspi Web Server, Voice Over IP pada Raspi, atau secara mudahnya download peer-to-peer. Ada sekitar 65535 port yang dapat digunakan, jadi Anda dapat menggunakan port yang berbeda untuk setiap trafik untuk setiap proyek Raspi yang Anda buat.

Beberapa port secara bawaan atau standardnya telah digunakan untuk hal-hal tertentu. Misalnya, port 80 secara standard digunakan untuk aplikasi web yang menggunakan protokol HTTP. Port 21 untuk FTP (File Transfer Protocol). Port 1194 untuk menyeting server VPN.

Cara bagaimana Anda menyeting port forwading adalah sangat bergantung dengan merek apa router Anda, sangat sulit untuk membuat tutorial untuk menyeting port forwarding karena ada sangat banyak vendor/merek router. Anda harus membaca dokumentasi sesuai dengan tipe router Anda.

Namun secara umum, anda dapat mengatur port forwarding dengan cara membuka web browser dan masuk ke alamat IP dari router. Anda akan diminta untuk login, username dan password yang digunakan untuk login biasanya tertulis dibagian bawah casing router. Setelah masuk, akan ada banyak menu, biasanya menu setting port forwarding ada pada bagian Advanced, masukan IP address dari Raspi dan masukan port berapa yang ingin di forward.

5) Menggunakan DDNS & IP Publik Untuk Akses Melalui Internet

Sebelumnya, jika ISP Anda telah memberikan Anda alamat IP Publik Statik, maka Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan sesi ini.

Kita telah selesai menyeting IP Address lokal statik untuk Raspi, yang mana artinya setiap komputer dalam jaringan yang sama dapat menghubung ke Raspi dengan mudah karena telah tau berapa nomer HP nya si Raspi (Alamat IP) yang tetap tidak berubah-ubah lagi. Tapi bagaimana dengan proyek yang memerlukan Raspi untuk terhubung ke Internet ? Jika Anda ingin membangun sebuah Web server menggunakan Raspi, orang dari luar jaringan rumah harus juga mengetahui alamat dimana Raspi kita tinggal, yang berarti kita harus menyeting IP Publik yang selalu terlihat sama agar mudah diakses oleh orang-orang.

Saya katakan "terlihat sama" karena kita sebenarnya menyeting pseudo-static IP. ISP Anda sewaktu-waktu (ketika modem/router mati / restart) akan mengganti alamat IP kita. Jadi setiap saat seseorang menghubung ke Raspi Anda, sebuah script yang akan kita tulis akan berkata "Sepertinya alamat si Pi sudah dipindahkan! Biarkan saya mengalihkan Anda ke alamatnya yang baru."

Kita melakukan itu dengan layanan yang namanya Dynamic DNS (DDNS), yang memelihara nama server yang diupdate secara realtime, dan DDClient, adalah program yang akan melakukan tugas update langsung dari Raspi Anda.

Langkah pertama untuk menggunakan layanan ini adalah dengan membuat sebuah akun di situs penyedia layanan DDNS secara gratis seperti DNS Dynamic. Ikuti instruksi pada halaman registrasi untuk mendapatkan sebuah akun dan domain seperti raspiku.dnsdynamic.com.

Sekarang kembali ke terminal pada Raspi Anda dan install DDClient dengan perintah berikut:

sudo apt-get install ddclient

Kita perlu menyunting konfigurasi DDClient dengan DDNS name server kita:

sudo nano /etc/ddclient.conf

atau

sudo nano /etc/ddclient/ddclient.conf

Setiap layanan akan berbeda cara penyetingannya, tapi website dari DNS Dynamic akan memberitahu Anda bagaimana cara menyeting file ini berdasarkan layanan mereka. Standard konfigurasi untuk layanan mereka sebagai contoh bisa didapat dari sini, cukup copy-paste.

Pergantian IP oleh ISP tidak akan berpengaruh lagi, karena kita cukup menggunakan alamat domain raspiku.dnsdynamic.com untuk mengakses Raspi kita melalui Internet, namun, kita perlu menjalankan DDClient sebagai daemon agar dia dapat memantau pergantian IP secara realtime.

daemon=600
#cek setiap 600 detik untuk IP baru

Line diatas pada file konfigurasi akan mengecek pergantian IP setiap 10 menit, dimana periodenya cukup untuk digunakan dilapangan. Jika Anda terlalu sering mengupdate (periodenya setiap 10 detik) akun Anda mungkin diblok karena membebani server mereka dengan spam. Tekan CTRL+X untuk keluar dari nano text editor untuk menyimpan file konfigurasinya.

Setelah itu, ketik perintah:

sudo ddclient

untuk mulai menjalankan daemon DDClient, dan untuk menyalakan DDClient setiap saat Raspi dinyalakan tambahkan perintah ddclient pada file startup di /etc/rc.local

sudo nano /etc/rc.local

tambahkan baris

ddclient

sebelum baris exit

Sekarang Raspi Anda telah selesai di permaks dan siap untuk tutorial tingkat lanjut lainnya. Selamat mencoba dan jangan berhenti belajar !

5.697
Image

Aditya Suranata

Aditya suka menulis, bukan hanya sekedar hobi, menulis menjadi medianya untuk mencurahkan pikiran dan perasaan. Di TutorKeren.com kebanyakan menyumbang tulisan sesuai dengan minat dan keahliannya yaitu pada kategori pemrograman dan elektronika. Selain itu juga gemar menulis mengenai hal-hal umum, seperti ilmu alam, sosial dan beberapa pengalamannya yang mungkin bisa berguna untuk orang lain.

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Avatar ciptalabs
ciptalabs (tidak terverifikasi)

Min,,cara cek setiap 10 menit ,,mksudnya gmn yah?apakah sebelm 10 menit kita cek,,apa setelah 10 menitnya??dan cara masuknya bagaiman,,kalo ip kita sdah berubah,,dan kita tidak tau perubahannya,,trim ksh sebelumnya

Sebelum ane bisa bantu, ada hal yg mesti ane pastiin dulu...

Yang mau ente lakukan itu, konek ke Raspi dari jaringan lokal (LAN), atau konek dari luar (via Internet)?

Jawaban:

Kalau dari jaringan lokal, ente bisa liat IP Raspinya langsung menggunakan perintah ifconfig di terminal Raspi. Kalau sudah tau, ente bisa langsung remot, dan kalau ente kagak pengen IP nya berubah-ubah lagi, ente bisa buat IPnya statik dengan cara ini.

Kalau dari jaringan internet, settingannya agak sedikit njlimet karena beda kondisi beda konfigurasi. Intinya seperti yg ditulis diartikel, ente harus setting port forwarding di router, terus kalau misal IP Address Publik ente sifatnya dinamis, ente harus langganan layanan Dinamic DNS, dan ane belum sempet cek lagi provider yg di tulis di artikel masih bisa jalan ndak...

so, ente dalam kondisi yg mana?

HTSL://HIGH THINKING SIMPLE LIVING . ME

pagi pak/ibu, salam kenal saya Riyan mohon izin tanya Saya ada kasus Rbpi tentang akses camera Rbpi board untuk motion detection based network (IoT) dan data tersimpan secara real time dalam bentuk fhoto setiap 30 detik.. apakah ada tutorianya pak/ibu? Terimakasih

Halo Riyan,

Kameranya mau pakai USB kamera atau kamera CSI Raspi?, kita ada tutorial untuk melakukan motion detection namun kamera yang digunakan adalah kamera CSI Raspi.

HTSL://HIGH THINKING SIMPLE LIVING . ME

Mari Gabung

Halo Emo 51 , Ada yang ingin disampaikan? Jangan sungkan untuk gabung diskusi ini. Silahkan Login dulu atau Daftar baru.